NWQA9y4fvqTQ9rz5lZU0Ky7avuunQd0OpkNmfOuq
Bookmark

[LN] Tomodachi no Ushiro de Kossori Tewotsunaide - Volume 2 - Chapter 9 [IND]

 


Translator: Aldiwang 

Editor: Aldiwang 

Chapter 9 - Dewasa



 Hari festival budaya semakin dekat.

Akhir-akhir ini, Narushima-san si pengiring sudah tak lagi membuat kesalahan selama latihan paduan suara kelas. Menurut Seiran, band ini juga hampir sempurna.

Aku pikir konser di jalanan tempo hari mungkin berhasil.

Itu bagus... tapi ada satu hal yang mengganjal bagiku.

Hari itu sepulang sekolah, ketika latihan paduan suara kelas sudah selesai.

「Kalau begitu, ayo pergi, Seiran-kun...」

「Oh. Sampai jumpa kalian semua.」

Narushima-san pergi ke ruang persiapan musik bersama Seiran,

「Kalau begitu. Bagaimana kalau kita juga pulang?」

「Hei. Mau mampir ke toserba lagi hari ini?」

Aku, Shintaro, dan Asagiri-san mulai bersiap meninggalkan sekolah.

Sejak konser jalanan itu, kesempatanku mengobrol dengan Narushima-menjadi lebih sedikit.

Itu sejak Narushima-san berhenti datang ke kamarku untuk memasak.

Yah, festival sekolah sebentar lagi, dan aku yakin mereka sibuk dengan latihan band...

Kami tidak pulang bersama sekarang, jadi satu-satunya saat agar aku bisa berbicara dengan Narushima-san adalah saat makan malam... Kami mengobrol sesekali, tapi itu tidak berlangsung lama.

Cerita yang menyedihkan, tapi aku merasa sedikit kesepian dalam situasi ini.

「Tanaka-kun, bukankah kau ada rapat dengan komite acara?」

「Ada, tapi sekarang tidak setiap hari. Aku tidak punya sesuatu untuk kulakukan disana.」

「Ah, benar! Apa yang akan kau lakukan, Tanaka-kun!?」

「Apanya?」

「Legenda jam ajaib cinta. Kau tidak ingin menyatakan perasaanmu pada Konishi-senpai? 」

「Oh, itu... entahlah.」

Perkataan Shintaro mengingatkanku pada sesuatu.

──Hai Junya. Ini tentang GKD. Bagaimana jika hapuskan saja persatuan itu?


Sehari setelah konser jalanan itu.

Shintaro dan Seiran membawaku ke atap gedung sekolah dan memberitahuku.

GKD -- yaitu, singkatan dari Gurupu-naide wa kanojo o tsukuranai doumei. (Persatuan tak akan memacari seseorang dalam kelompok)

Pada hari terakhir liburan musim panas, kami bertiga bersumpah bahwa kami tidak akan pernah menyatakan cinta kepada seorang gadis dalam kelompok kami.

Itu adalah duri kecil yang menusuk hatiku karena aku jatuh cinta pada Narushima-san.

Untuk beberapa alasan, Seiran dan Shintarou tiba-tiba berkata, 「Mari kita hapus persatuan itu.」

Bahkan jika aku bertanya mengapa, dia hanya memberiku alasan yang masuk akal. 「Yah, bahkan jika kita meneruskannya, akan ada saatnya para gadis akan menyatakan cintanya pada kita,」 dan 「Bukankah buruk untuk mengatakan tidak karena alasan itu?」

Yah, aku merasa sedikit lebih ringan, tapi aku masih berpikir bahwa aku harus berteman dengan Narushima-san, terlepas dari apakah ada aliansi semacam itu atau tidak. Makanya aku jawab.

「Yah ... aku tidak masalah sih ...」

Aku tidak mengerti, tapi entah mengapa Seiran dan Shintaro sangat senang.

「Tapi Tanaka-kun, kau menyukai Konishi-senpai kan?」

Saat Asagiri-san tersenyum dengan senyum jahat, Shintaro menjawab sambil bernafas mengeluh.

「Hmm...aku sebenarnya mulai bingung...」

Dan melihat reaksinya, aku mulai berpikir.

Mungkin saat ini Shintarou lebih tertarik pada Narushima-san daripada Konishi-senpai. Itu sebabnya aku pikir dia menyuruhku menghapus GKD.

Jika Shintaro menyatakan cintanya pada Narushima-san... jujur saja, itu membuat hatiku sakit.

Aku tidak bermaksud sombong, tapi menurutku Narushima-san mungkin akan menolak pengakuannya.

Itu sebabnya dadaku sakit ────, karena kuyakin pasti akan seperti itu.

Yang lebih parahnya lagi, aku juga berpikir seperti itu. Aku tak sanggup membayangkan adegan di mana Narushima-san ditembak oleh seseorang.

Benar juga. Meskipun aku ingin berteman dengan Narushima-san, tapi aku tidak ingin ada orang yang menyatakan cinta padanya. Itu sangat sombong hingga membuatku mual.

Cinta sangat kotor dan hitam, dan itu menakutkan karena aku tidak bisa mengendalikannya.

Bahkan aku tidak ingin memiliki cinta seperti ini yang dapat menyebabkan keretakan dalam persahabatan kita...

「Lagipula, ini bukan waktunya untuk meledekku. Bagaimana denganmu Asagiri-san? Tentang legenda keajaiban jam cinta. Apakah kau ingin menyatakan perasaanmu pada seseorang?」

Tidak seperti biasanya bagi Shintaro, dia melakukan serangan balik dengan wajah meledek seperti itu.

Tentu saja, aku sangat sadar kalau Asagiri-san tidak kecewa dengan hal seperti itu.

「Yah, meskipun memang ada, apa menurutmu aku gadis yang percaya pada legenda seperti itu?」

Benar kan?

Kami bertiga meninggalkan gedung sekolah setelah mengganti sepatu kami di depan pintu masuk.

Saat kami mendekati gerbang sekolah, sekelompok siswa yang berbisik-bisik berkerumun di sana.

Ini adalah detail dari percakapan rahasia mereka.

「... dia ada di sana, kuyakin itu pasti dia.」

「... itu konyol. Lagipula kenapa datang datang ke sekolah inii?」

「... kau tidak tahu? El Cid P yang itu lho.」

El Cid P?

Maksudmu El Cid dari Tsuki to Herodias, kan?

Sambil memikirkan hal-hal seperti itu, kami bertiga melewati gerbang sekolah.

「Oh, kalian...」

Seorang pria dewasa dengan kemeja putih memanggilku.

Selain memakai kacamata hitam kuning, dia juga membawa koran. Berkat itu, aku tak bisa mengenalinya.

「Umm, apa maksudnya kita?」

Shintaro bertanya.

「Ha ha. Kalian menampilkan konser jalanan padaku tempo hari. Benar-benar kelompok yang menarik」

「Ah, jadi kau yang melihat kami waktu itu! Sebentar, sepertinya aku mengenali wajahmu.」

Pria itu balas tersenyum pada Asagiri-san yang baru saja bicara padanya dengan riang.

「Benar. Yoru-san masih di sekolah kan? Temanmu itu.」

「Eh, apakah maksudmu...Yoru Narishima?」

「Oh, namanya Narushima. Aku bahkan tidak tahu nama belakangnya. Aku hanya tahu dia sekolah disini dari seragamnya, tapi aku kesulitan karena dia tak kunjung keluar. Bisakah kau memanggilnya untukku? 」

Asagiri-san dan Shintaro menatapku dengan wajah gelisah.

Aku tahu. Serahkan semua ini padaku.

「Um, maaf sebelumnya, tapi hubungan seperti apa yang kau miliki dengan Narushima-san?」

Dia mungkin seorang kenalan, tapi sangat mencurigakan bahwa dia bahkan tidak tahu nama belakangnya.

Jika sedikit hal aneh menimpa temnku, kau harus bersiap untuk membayarnya.

「Jangan khawatir. Aku teman Yoru-san.」

Pria itu melepas koran dan kacamata hitamnya dan tersenyum.

Aku terkejut melihat wajah itu. 

Karena aku juga penggemar beratnya, dan aku melihat wajahnya di dalam toko live beberapa hari yang lalu.

「Eh, El Cid P-san!?」

Aku tidak menanyakan detailnya, tetapi El Cid-san pernah menjadi pelanggan tetap di restoran tempat Narushima-san bekerja paruh waktu, dan sepertinya mereka berkenalan saat itu.

Dia belum pernah mengatakan hal ini sebelumnya, jadi aku benar-benar takut.

Ketika aku menjelaskan bahwa Narushima-san sedang berlatih dengan band untuk festival sekolah, El Cid-san sepertinya menyerah untuk bertemu dengannya. Kemudian dia berkata pada kami bahwa dia akan mengantar kami pulang dengan mobil perak yang terparkir.

Tentu saja, kami tidak punya alasan untuk menolak.

「... Serius. Bukankah luar biasa Yoru dan El Cid P saling kenal?」

「... Aku tak tahu harus bilang apa. Apakah Tsuki to Herodias setenar itu?」

Asagiri-san dan Shintaro saling berbisik di kursi belakang.

Jika aku duduk di kursi belakang, kupikir aku akan meninju wajah Shintaro setelah membuat komentar kasar seperti itu.

Tapi El Cid-san sepertinya tidak peduli, hanya memegang setir sambil tersenyum lembut. Kuyakin dia pasti mendengarnya, tapi mungkin karena dia dewasa. Nyawa Shintaro terselamatkan kali ini.

Mobil yang dikemudikan oleh El Cid-san pertama-tama pergi ke rumah Shintaro dan menurunkannya di sana.

Selanjutnya dia akan mengantarkan Asagiri-san, dan hanya aku dan El Cid-san di dalam mobil.

「Um, maaf. Padahal akulah yang tinggal paling dekat dengan sekolah...」

Aku baru saja memberitahunya bahwa aku penggemar berat. Itu sebabnya aku pikir itu hanya fanservice dengan mengajakku jalan-jalan.

Namun.

「Haha, tidak apa-apa. Aku punya sesuatu untuk dibicarakan denganmu, jadi aku sengaja mengantarmu terakhir.」

El Cid P, bicara padaku...?

Sebagai seorang penggemar, itu pasti membuatku bahagia.

Tapi entah mengapa, aku merasa resah.

Mobil yang dikemudikan oleh El Cid-san berhenti di depan apartemenku.

Saat aku keluar dari mobil, Pak El Cid memberiku sekaleng kopi yang dia beli dari mesin penjual terdekat.

...Aku tidak minum banyak karena aku tidak terlalu suka kopi, tapi...Aku tidak bisa mengatakan itu.

「Seperti biasa, agak dingin di bulan November. Seharusnya aku memakai pakaian yang lebih tebal. 」

Dia menyeruput kopi hitam kalengan yang dibeli El Cid-san untuk dirinya sendiri. Aku mengikutinya dan meneguk kopi rendah gula yang ia belikan untukku. Itu sangat pahit.

「Aku juga memeriksanya di internet. Festival sekolahmu diadakan pada hari Sabtu ini, bukan? Aku berencana untuk melihatnya juga. Itu mengingatkanku pada diriku ketika aku masih seorang siswa.」

Meskipun kau mengatakan bahwa kau memiliki sesuatu untuk dibicarakan denganku, itu sangat tidak langsung sehingga aku tidak dapat melihat masalah yang sebenarnya.

「Aku benar-benar senang jika kau datang ke sana... Ngomong-ngomong, apa yang ingin kau padaku...?」

「Oh iya.」

Aku tidak bisa menunggu lebih lama lagi jadi aku mendesaknya untuk mengganti topiknya.

Orang dewasa yang pkaui mememahami sesuatu dengan kecepatannya sendiri. Aku mendapat kesan itu.

「Koga-kun... jadi, tidak apa-apa? Waktu itu, kau datang ke konser toko kami. Kau dan gadis cantik yang tadi. Aku sangat mengingatmu karena kau berdiri paing depan dan menyemangatiku.」

Saat dia mengatakan gadis cantik, maksudnya Asagiri-san.

「Ah, anda ingat rupanya. Konser itu sangat bagus. Kuyakin Asagiri-san juga sangat menikmatinya」

「Kau memiliki seorang gadis untuk dikencani, tetapi apakah kau juga berkencan dengan Yoru-san?」

「──── Eh?」

Itu sangat mendadak sehingga aku terkejut, dan aku tidak tahu harus mulai dari mana dan bagaimana untuk menjawabnya.

El Cid-san melanjutkan dengan senyum lembutnya.

「Yoru-san berkata sebelumnya. Dia bilang dia punya pacar yang kekanak-kanakan, menyebalkan, dan tuli nada. Ah, kau tidak mengatakan itu dengan maksud buruk. Hanya saja ketika aku melihat konser jalanan kalian, nyanyian Koga-kun lah yang paling tidak selaras. Disana aku berpikir, ‘mungkin anak ini yang dimaksud Yoru’. 」

「Tidak, umm... aku bukan... pacar Narushima-san...」

Apa sih yang dia bicarakan? Aku memang anak yang tuli nada.

「Ah, bukan? Yah, buatku tak masalah sih.」

El Cid-san meneguk kopi kaleng dan menatapku sambil tersenyum lagi.

「Aku benar-benar berpikir untuk membujuk Yoru-san.」

 Eh?

Di depanku yang tercengang, El Cid-san sedikit memiringkan kepalanya.

「Eh? Apa itu mengejutkan? Menurutku dia wanita yang sangat menarik.」

「Bukan itu, maksudku...」

「Yoru-san benar-benar memiliki banyak sisi, bukan? Dia punya sisi yang garang dan agresif, namun ada juga sisi lemah dan rapuh padanya.」

「Aku tahu itu, tapi... bukan begitu maksudku.」

「Aku kebetulan lewat dan mendengarkan konser kalian di jalan. Aku terkejut. Bahkan musik yang Yoru mainkan beragam. Aku pernah mendengarnya bermain, dan saat itu permainannya sangat liar dan menantang. Tapi di pertunjukan jalanan itu, dia adalah orang yang berbeda. Itu adalah suara seorang gadis yang penuh dengan kasih akung, dan seolah dengan lembut memelukmu, yang merupakan satu-satunya yang tidak selaras. Dia menunjukkan suara yang begitu indah-」

「Mohon tunggu sebentar!」

Aku berteriak. Aku sangat gugup, jantungku berdebar kencang.

「Hmm? Ada apa?」

「Apanya yang ada apa? Um, maaf jika ini kurang sopan, tapi jangan-jangan El Cid-san...」

「Aku dua puluh sembilan tahun.」

Orang dewasa menjawab apa yang akan aku tanyakan.

「Um...kau serius? Karena Narushima-san masih kelas satu SMA...」

「Memangnya itu ada hubungannya?」

Dan orang dewasa itu dengan mudah melompati etika masyarakat umum.

「Tentu saja, aku akan menunggu sampai hukum mengizinkannya. Tapi Koga-kun. Perbedaan usia, etika, dan kedudukan semua menjadi tidak berarti. Ada kegilaan dalam cinta. Koga-kun, bukankah kau memiliki pengalaman jatuh cinta meskipun kau tidak tahu bagaimana rasanya?」

 …………Dia benar.

Bahkan jika kupikir aku tidak bisa melakukannya, bahkan aku tahu bagaimana rasanya jatuh cinta.

Tapi kira-kira, apa yang orang ini ingin katakan adalah...

「... Aku pikir itu tidak masuk akal.」

「Mungkin begitu. Tapi aku sungguh jatuh cinta padanya, jadi mau bagaimana lagi. 」

「Mau bagaimana lagi... kurasa itu hal yang wajar...」

「Kalau begitu kurasa aku tidak normal.」

──Itu tidak normal.

Aku ingat wawancara dengan Mr. El Cid yang aku baca online.

Menurut artikel tersebut, motivasi El Cid memulai musik adalah pengaruh pacar lamanya. Pacar lamanya saat itu mengerjakan DTM, dan ia mulai mengajarkan itu padanya.

Bukannya dia sangat menyukai musik, tapi El Cid mencintainya dari lubuk hatinya dan ingin dia bahagia, jadi dia terus menulis lagu untuknya.

El Cid-san dan pacarnya akhirnya akan bertunangan.

Akungnya, begitu mereka bertunangan, pacarnya mengalami kecelakaan mobil. Pada saat dia dibawa ke rumah sakit, semuanya sudah terlambat.

Setelah menerima kabar di rumah, El Cid terus menulis lagu tanpa harus pergi ke rumah sakit.

Dia tidak terburu-buru untuk melihat tunangannya, yang masih hidup, dan bahkan ia tidak memegang tangannya di saat-saat terakhirnya.

Sepertinya dia marah, menangis, dan menulis lagu seperti orang gila di rumah.

Inspirasi untuk lagu tersebut datang kepadanya ketika dia mendengar bahwa tunangannya berada di ambang kematian. Dia ingin menuliskannya sebelum lupa. Itulah alasannya.

Tentu saja, internet menjadi liar dengan artikel wawancara itu.

Ada pendapat bahwa dia adalah model bagi pencipta.

 Ada lebih banyak pendapat kritis seperti, apakah musik lebih penting daripada tunangan.

El Cid-san kemudian mengatakan hal berikut di SNS-nya.

──Tidak mungkin membicarakan mana yang lebih penting dalam hal dualisme. Satu-satunya hal yang dapat aku katakan adalah bahwa aku benar-benar mencintainya--

「Hei, Koga-kun. Cinta itu,」

Aku sadar dengan suara El Cid-san.

「Itu adalah sesuatu yang tidak dapat diukur dengan standar umum dunia. Bahkan jika orang mengatakan bahwa cinta itu seperti ini dan seperti itu, Kau mungkin tidak akan menerimanya. Orang memiliki pandangan mereka sendiri tentang cinta. 」

「T-tapi, jika Narushima-san…」

「Aku tahu dia masih di bawah umur. Tapi saat ini aku sudah serius, dan tak akan mudah bagiku untuk menyerah. Lagipula, bukankah menyenangkan jika aku disampingnya hingga dia dewasa?」

Dia tersenyum, tapi matanya serius.

「Bahkan aku tidak keberatan jika kau mengutukku atau jika kau mau menulisnya di internet,.」

El Cid-san mengeluarkan rokok elektronik dari sakunya dan memasukkannya ke dalam mulutnya.

「……Um, El Cid-san, apakah anda menyukai Narushima-san sebelumnya?」

「Tidak. Kupikir dia imut, tapi itu saja. Bahkan aku tidak serius sampai aku mendengar suaranya di konser jalanan kalian. Aku juga tidak mengenalnya dengan baik.」

「I-itu...! Bagaimana bisa anda tiba-tiba jatuh cinta dengan seseorang!?」

「Tidak ada yang namanya cinta yang tidak tiba-tiba. Itulah mengapa itu disebut ‘jatuh’. Haha, itu sangat puitis.」

Saat ini aku diselimuti rasa cemas yang aneh, masih berada di sebelah orang dewasa yang santai ini.

「T-Tapi, bukankah itu hanya karena kau suka gitar Narushima-san...!」

「Aku jatuh cinta dengan pemainnya karena aku jatuh cinta dengan suara gitarnya—kurasa itu bukan hal yang aneh?」

「Tentu saja itu tidak wajar! Karena kau bahkan masih belum tahu siapa dia!?」

「Tahukah kau bahwa setelah mendengar berita kematian seorang gitaris pria, para penggemar wanita mengikutinya dan bunuh diri? kupikir ini karena mereka benar-benar jatuh cinta. Kepada gitaris laki-laki yang bahkan belum pernah mereka temui dan ajak bicara. Untuk suara gitar yang dia mainkan.」

「...!」

「Sejak awal perasaan penggemar adalah cinta adalah. Aku menjadi penggemar gitar Yoru dan jatuh cinta padanya. Kupikir Koga-kun sedikit paham akan hal itu karena kau bilang kau penggemarku. Tapi disamping itu, bukankah itu berarti kau menyukaiku?」

「....itu……」

Aku tidak bisa menyangkalnya. Karena aku kesal dengan Shintaro yang berkata kasar pada El Cid beberapa waktu lalu. Aku tidak mengenalnya sama sekali, tetapi hanya karena aku menyukai lagunya, aku jatuh cinta dengan pengarangnya sendiri.

El Cid-san mengepulkan asap dari rokok elektriknya dan menghapus senyumnya.

「Hei, Koga-kun. Apakah kau menyadarinya? Aku telah menyatakan perang padamu sejak beberapa waktu yang lalu.」

「Eh……?」

Seolah ingin mengingatkanku, dia mengatakannya lagi.

「Ini pernyataan perang. Aku yakin setelah melihat konser jalanan itu secara langsung, sepertinya perasaan Yoru-san masih bersamamu---tapi aku akan mengesampingkannya. Aku tidak ingin kau menyimpan dendam terhadapku.」

「K-kenapa kau repot-repot melakukan itu padaku... kau seenaknya saja...」

「Eh? Menurut firasatku sekarang, kupikir kau juga menyukai Yoru-san, apa itu salah?」

「………………」

Itu pertanyaan yang tak dapat kujawab. Aku takut untuk mengatakannya dengan jelas.

Melihatku dengan sikap ambigu seperti itu, El Cid-san mengangkat bahunya.

「Dalam hal cinta, selalu lebih baik kau mengambilnya sebelum kalah. Aku tipe orang yang dengan sungguh-sungguh akan mendapatkannya jika dia menyukaiku, messkipun dia punya pacar atau keluarganya menolak. Jadi sebelumnya, aku akan minta maaf dulu padamu. Maafkan aku.」

Apa-apaan orang ini... dia sungguh... menakutkan...

「Hmmm. Tapi sudah mulai dingin. Ah, Koga-kun, mau minum lagi?」

El Cid-san mengeluarkan dompet yang tampak mahal dari saku belakang celana panjangnya. 

Meskipun dia menyatakan perang, dia tetap mempertahankan sikap ramahnya. Sikap santainya itu menakutkan.

Entah bagaimana aku merasa seperti aku bukan tandingan orang ini dalam segala hal.

Hanya di satu hal.

「Ah, itu...? Kenapa Koga-kun dan El Cid-san ada disini...?」

Setelah latihan band, Narushima-san kembali dengan tas gitar di punggungnya.

El Cid-san yang memiliki intuisi tajam melihat wajah bingung Narushima-san dan langsung menebak.

「Kebetulan, kalian ... apakah kalian berdua tinggal di apartemen ini?」

「Ya itu benar」

Aku yang menjawab. Entah apa alasannya, aku hanya merasa tak enak saja.

Meski begitu, El Cid-san tertawa dengan ketenangan orang dewasa.

「Ha ha ha!」

Narushima-san menatap tajam ke arah El Cid-san dengan tatapan agresif yang bahkan belum pernah aku lihat sebelumnya.

「... Tapi aku tidak akan meminta maaf karena berbohong?」

「Haha, jangan memasang wajah seperti itu. Kuberi kau satu nasihat. Yoru-san mungkin mencoba mencari pacar dari kelompok temanmu, tapi sebaiknya kau menghentikannya. Jika kau masih ingin berteman dengan semua orang, setiap orang dari kalian harus mencari pacar dari luar kelompok.」

「Terima kasih atas sarannya. Tapi itu semua tak ada hubungannya dengan El Cid-san」

「Kau tidak bisa mengatakan itu tidak ada hubungannya.」

El Cid-san memandang Narushima-san dengan wajah serius.

「Karena aku menyukai Yoru-san.」

…… orang ini.

…………Bahkan di depanku, kau bisa mengatakan itu tanpa ragu?

「Hah? Apa?」

Sudah kuduga, Narushima-san past terkejut.」

「Aku serius. Aku ingin menjalin hubungan serius denganmu. Yah, kau tahu aku sembrono dengan wanita, dan kau mungkin tidak percaya padaku, tapi kali ini aku serius.」

Narushima-san, yang menerima pengakuan langsung itu,

「I-itu... um...」

Aku ragu-ragu. Aku tidak langsung memotongnya, aku ragu-ragu.

Itu benar-benar membuatku frustasi.

「Oh, sudah semakin dingin, jadi aku akan pulang. Aku akan menunggu teleponmu.」

El Cid-san mengatakan itu dan dengan cepat masuk ke mobilnya.

Aku mengangkat tanganku dengan ringan melalui jendela untuk menyapanya, dan kemudian dia pergi meninggalkan suara knalpot.

‘Sudah waktunya untuk pergi’. Ia bahkan tak memintanya menunggu telepon darinya, dan hanya mengatakan ia akan menunggu.

Itu tidak buruk sama sekali, malahan itu cara yang sangat bagus untuk pergi.

Dia meninggalkanku dan Narushima-san di sana, kemudian kami saling memandang.

Aku tidak tahu seperti apa ekspresiku, tapi Narushima-san tampak ketakutan ketika berduaan denganku untuk pertama kalinya dalam belakangan ini.

「Narushima-san, kau saling kenal dengan El Cid P… aku terkejut.」

Itulah kata pertama yang keluar dari mulutnya.

「Ya……」

Narushima-san membalasnya dengan cara yang lebih pendek dan agak aneh dari sebelumnya.

「Aku merasa kesepian dan gelisah karena kau hanya membalasa dengan kata-kata itu.」

「Haha, bahkan El Cid menyatakan cinta padamu secara langsung, sungguh menakjubkan.」

Aku menjadi terlalu banyak bicara dan akhirnya mengatakan hal-hal yang tidak ingin kukatakan.」

「Karena dia itu El Cid P dari Tsuki to Herodias, kan? Narushima-san juga suka musik, jadi dia akan menjadi pasangan yang serasi. Aku yakin tidak akan ada orang yang lebih baik dari ini...」

Apa yang kubicarakan? Apa yang sebenarnya kubicarakan?

Aku seharusnya berbicara untuk menghilangkan kecemasanku, tetapi semakin aku membuka mulutku, semakin banyak kecemasan yang kurasakan.

「Aku tahu……」

Narushima-san melihat ke bawah dan berkata demikian.

「Untuk saat ini, aku akan mencoba agar tenang dulu baru kemudian aku akan menghubunginya. Jika ia sampai bilang seperti itu, tak mungkin bagiku untuk mengabaikannya.」

「………………」

‘aku akan menghubunginya.’

Kepada orang yang ingin menjalin hubungan serius dengannya.

Dibandingkan sengan anak kecil sepertiku, orang dewasa itu sangat jauh.

Sudah lama sejak aku berbicara dengan Narushima-san, tapi mengapa perasaanku sangat buruk?

──Mengapa pula aku bertanya? Padahal aku sudah tahu jawabannya.

Aku cemburu.

Saat ini rasa cemburu yang egois dan irasional ada dalam diriku.

「Hei, Koga-kun...」

Narushima-san membuka mulutnya kali ini.

「Koga-kun… Um, apakah kau masih menyukai Hinoko-chan?」

「Mengapa kau berbicara tentang itu sekarang?」

Aku benar-benar tidak mengerti. Karena saat ini, Asagiri-san sama sekali tidak ada hubungannya.

「Sudahlah jawab saja.」

…..Jika kau bertanya apakah aku menyukainya atau tidak, sudah jelas bahwa aku menyukainya.

Tapi lebih dari itu, aku lebih mneyukai Narushima-san. Aku jatuh cinta dengan Yoru Narushima.

Tentu saja bocah sepertiku tidak akan bisa mengatakannya.」

「Apakah kau masih mencintai Hinoko-chan?」

Kepada Narushima-san, yang bertanya lagi kepadaku, aku memberinya jawaban licik dengan kemampuan terbaik aku.

「Mungkin. Sebagai seseorang, kurasa.」

「A-aku mengerti...」

「Hei, aku juga, bolehkah aku menanyakan sesuatu? Tentang Tuan El Cid... apakah kau menyukainya?」

「Yah, aku senang dia mengatakan itu padaku. Tentu saja, aku juga tidak membencinya.」

「Apakah kau menyukainya?」

Ketika aku memotongnya dan bertanya lagi, Narushima-san terdiam beberapa saat,

「... Mungkin. Sebagai seseorang, kurasa.」

Dia memberiku jawaban licik yang sama. Wajar saja jika dia meniru jawabanku.

「Jadi begitu……」

「Kau tahu, ini aku. Baru-baru ini, selama aku tidak bertemu Koga-kun, aku memikirkan banyak hal. Sungguh, aku memikirkan banyak hal.」

「ah……」

Aku tidak repot-repot menanyakan hal-hal seperti apa yang ia 'pikirkan'.

Kurasa aku tidak begitu peka sehingga aku tidak bisa membedakannya dalam suasana seperti ini.

Tak lama, dia memberi isyarat untuk menyeka sudut matanya dengan lembut,

「Aku, aku... aku...」

Dia memunggungi aku dengan suara tangis yang pecah. Mengguncang bahunya, dia mulai berbicara.

「Setelah festival sekolah... Aku akan memberimu 'jawaban' yang pasti. Jadi, pastikan kau datang melihat panggung di festival malam, oke? Aku, akan melakukan yang terbaik dalam band... Aku akan melakukan yang terbaik.」

Ah, jawaban ya...

Aku ingin tahu jawaban seperti apa yang akan diberikan Narushima-san.

Dan aku... Apa tak masalah jika aku hanya menunggu saja?」

────Tentu saja itu masalah.

Itu sebabnya.

Kupikir aku juga harus menghadapinya dengan serius.

「Kau tahu? Untuk mendapatkan sesuatu, seseorang harus kehilangan sesuatu...」

Narushima-san menggumamkan itu pada akhirnya dan menaiki tangga apartemen terlebih dahulu.

Aku tidak tahu apa yang ia katakan dan untuk siapa maksudnya.

Hanya arti dari kata-katanya yang tersampaikan dengan jelas padaku. __




0

Post a Comment